Napoli Jinakkan Atalanta 3-1

GOL: David Neres merayakan gol bersama rekan satu timnya setelah mencetak gol di pertandingan Serie A antara SSC Napoli dan Atalanta BC di Stadion Diego Armando Maradona, Naples Italia pada 22 November 2025. Foto: Ivan Romano/Getty Images--

° Awal Pahit Palladino di Laga Perdana

REL, Italia - Napoli mengamankan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Atalanta pada laga Serie A, mengacaukan debut Raffaele Palladino sebagai pelatih baru La Dea. Kekalahan ini juga menegaskan statistik suram bagi tim asal Bergamo, yang untuk pertama kalinya sejak musim 2017/18 gagal memenangi minimal dua dari enam laga tandang awal liga (W1, D3, L2).

Atalanta memulai era baru usai berpisah dengan Ivan Jurić selama jeda internasional, namun optimisme itu cepat meredup. Meski duel berlangsung seimbang di menit-menit awal, Napoli membuka keunggulan pada menit ke-17 lewat David Neres, yang memaksimalkan peluang jarak dekat secara klinis.

La Dea banyak menguasai bola, namun serangan mereka tidak efektif. Upaya dari jarak jauh menjadi satu-satunya ancaman, sementara peluang bersih tak kunjung tercipta. Situasi makin memburuk saat Neres menggandakan golnya di menit ke-38 setelah menerima umpan terukur dari Scott McTominay, menaklukkan Marco Carnesecchi dengan penyelesaian mendatar.

Menjelang jeda, Napoli kembali menghukum sang tamu. Giovanni Di Lorenzo melakukan aksi impresif sebelum mengirim umpan silang ke tiang jauh, yang diselesaikan Noa Lang dengan tandukan terarah untuk membawa tuan rumah unggul 3-0 sebelum turun minum.

BACA JUGA:Siapa Paling Berpeluang Merebut Tahta di Amerika Utara?

Atalanta sempat bangkit di awal babak kedua. Gianluca Scamacca memperkecil ketertinggalan pada menit ke-52 lewat tendangan voli ciamik, memicu momentum kebangkitan. Peluang tambahan hadir melalui sepakan melengkung Charles De Ketelaere yang melayang tipis di atas gawang, serta tembakan rendah Scamacca yang dipatahkan Vanja Milinković-Savić.

Namun Napoli cepat menstabilkan permainan, dibantu pergantian tiga pemain yang efektif menjaga ritme hingga peluit akhir. Kemenangan ini memastikan sang juara bertahan kembali ke puncak klasemen sementara, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan di kandang menjadi 17 laga Serie A. Mereka saat ini menjadi satu-satunya tim di lima liga top Eropa yang belum tersentuh kekalahan liga di kandang sepanjang 2025.

Bagi Atalanta, hasil ini memperpanjang derita tanpa kemenangan menjadi delapan pertandingan liga (D5, L3), rekor terburuk mereka sejak 2015/16 ketika gagal menang dalam 14 laga beruntun. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan