APBD Dipangkas, Bupati Edison Minta OPD Gaspol
Bupati Muara Enim H. Edison. Foto: dok/ist--
REL, Muara Enim - Memasuki tahun 2026, Bupati Muara Enim H. Edison meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan kinerja dan mempercepat pembangunan daerah. Dorongan tersebut disampaikan menyusul pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muara Enim sebesar Rp1,2 triliun.
Edison menilai hampir satu tahun masa kepemimpinannya sudah cukup untuk melihat OPD mana yang mampu bekerja cepat dan mana yang masih tertinggal.
“Karena niat saya hadir di Muara Enim ini ingin pembangunan lebih cepat, maka saya butuh personel-personel yang bisa mendukung itu,” ujar Edison, Jumat (2/1).
Menurutnya, seluruh kepala OPD saat ini memiliki kapabilitas, namun tidak semuanya dapat menyesuaikan tempo kerja yang diharapkan.
BACA JUGA:Disdik Sumsel Ingatkan Guru ASN Tak Tambah Libur
“Yang lain bisa mendukung semua sebenarnya, tetapi ada yang jalannya baru gigi satu gigi dua, kita ingin gaspol,” tegasnya.
Untuk memastikan efektivitas organisasi, Edison mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat eselon II telah mengikuti job fit beberapa waktu lalu sebagai dasar mutasi dan rotasi jabatan.
“Hasil job fit nanti setelah keluar akan saya evaluasi,” ungkapnya.
Ia juga meminta para kepala OPD tidak khawatir terhadap hasil penilaian tersebut.
“Tidak usah harap-harap cemas, kita hanya ingin semata-mata loyalitas kinerja,” pungkas Edison.
BACA JUGA:Komitmen Dukung Ketahanan Nasional
Sementara itu, Kepala BKPSDM Muara Enim Harson Sunardi menjelaskan bahwa sebanyak 14 pejabat eselon II mengikuti job fit. Peserta merupakan pejabat yang telah menduduki jabatan dua tahun atau lebih.
“Job fit ini untuk menilai kesesuaian kompetensi, kepribadian, dan nilai pejabat dengan jabatan yang dipegang saat ini atau jabatan lain yang tersedia,” kata Harson.
Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk melakukan rotasi atau penempatan pejabat secara lebih optimal guna mendukung percepatan pembangunan daerah. (*)