15 Pemuda Muba Dikirim ke PPSDM Migas Cepu
Seken 15 Sebanyak 15 generasi muda terbaik Muba resmi diberangkatkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu. Foto : Eggy/REL--
REL, Sekayu - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing.
Sebanyak 15 generasi muda terbaik Muba resmi diberangkatkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Jawa Tengah.
Program ini merupakan bagian dari Bantuan Pelatihan Masyarakat Tahun Anggaran 2026 yang dibiayai penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Melalui skema tersebut, peserta akan mendapatkan pelatihan teknis migas sekaligus sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional.
BACA JUGA:10 Tahun Mangkrak, Walikota Ajak DPRD Provinsi Tinjau Lokasi Dua Jembatan
BACA JUGA:Herman Deru Dukung Vaksin Dengue Anak Palembang
Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Musi Banyuasin, Kiai Abdur Rohman Husen.
Dalam sambutannya, Wabup menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, serta nama baik daerah selama mengikuti pelatihan di luar daerah.
“Kesempatan ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab. Manfaatkan waktu pelatihan untuk memperkuat kemampuan teknis dan membangun etos kerja yang profesional. Jaga sikap, jaga akhlak, dan bawa pulang ilmu untuk masa depan yang lebih baik,” pesan Kiai Abdur Rohman Husen.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet memberikan apresiasi atas keberangkatan para peserta.
Ia menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan langkah strategis agar masyarakat Muba tidak hanya menjadi penonton di tengah geliat industri migas.
BACA JUGA:Herman Deru Dukung Vaksin Dengue Anak Palembang
“Melalui PPSDM Migas, peserta akan dibekali kompetensi sesuai standar industri. Harapannya, lulusan pelatihan ini mampu bersaing dan terserap di perusahaan migas di berbagai daerah di Indonesia,” ujar HM Toha.
