Genjot Program Bedah Rumah
Seken Genjot Lebih dari 5 Ribu RTLH di Lahat, Pemkab Genjot Program Bedah Rumah Lewat Sinergi Pusat dan Daerah. Foto: ist--
REL, Lahat - Pemerintah Kabupaten Lahat terus mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) yang jumlahnya masih cukup tinggi. Hingga November 2025, tercatat sebanyak 5.050 unit RTLH tersebar di berbagai desa di wilayah tersebut.
Melalui Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemkab Lahat menyiapkan sejumlah langkah strategis pada tahun anggaran 2026.
Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Lahat, Benny Ramadhona melalui Kabid PKP Handi Astuti menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan yakni mengalokasikan anggaran APBD untuk pembangunan 250 unit rumah layak huni.
Saat ini, prosesnya masih dalam tahap penetapan calon penerima manfaat. Penentuan tersebut mengacu pada hasil survei berjenjang mulai dari tingkat pusat hingga desa, yang kemudian diverifikasi kembali sebelum pelaksanaan. “Data tetap kami verifikasi agar bantuan tepat sasaran,” ujarnya, Selasa (5/5).
BACA JUGA:Schmeichel Dorong MU Rekrut Granit Xhaka
BACA JUGA:Kejari Pagar Alam Mulai Selidiki Tunggakan Kredit di Bank Plat Merah
Selain mengandalkan APBD, dukungan dari pemerintah pusat melalui APBN juga mulai direalisasikan. Pada 2026, sebanyak 200 unit RTLH telah memasuki tahap pengerjaan.
Pemkab Lahat juga mengusulkan tambahan 800 unit bantuan ke kementerian terkait, yang kini masih menunggu penerbitan surat keputusan.
Tak hanya itu, kontribusi pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) serta dukungan dari Baznas turut memperkuat upaya penanganan RTLH.
Sejumlah perusahaan, termasuk PT MIP, sebelumnya telah menyalurkan bantuan, sementara usulan tambahan dari Baznas saat ini masih dalam proses pengajuan.
Sebagai gambaran, pada tahun 2025 lalu, penanganan RTLH di Lahat berhasil direalisasikan melalui berbagai sumber pembiayaan.
Dari APBD sebanyak 513 unit, CSR 17 unit, dan Baznas 6 unit. Namun pada tahun tersebut belum terdapat dukungan dari APBN.
BACA JUGA:Herman Deru Lantik Forum Komite Sekolah
