Rel, Bacakoran.co – Suhu politik di Sumatera Selatan dipastikan memanas.
Besok, Senin (1/9/2025), ribuan mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Sumsel berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Sekitar 500 massa diperkirakan akan memenuhi kawasan Simpang Lima DPRD Provinsi mulai pukul 13.00 WIB. Aksi ini digalang oleh aliansi besar mahasiswa dari berbagai universitas dan organisasi, termasuk BEM Unsri, Polsri, IMM UMP, Poltekkes Kemenkes, SEMA UIGM, BEM IBA, UIN Raden Fatah, Bina Darma, PGRI, MDP, hingga Serikat Hijau Indonesia, serta sejumlah organisasi ekstra kampus seperti HMI, GMNI, dan PMII.
Khabar rencana Aksi mahasiswa ini masuk keredaksi koran ino dengan agenda dipimpin oleh Adrian dari BEM STIHPADA sebagai koordinator aksi, sementara masing-masing kampus akan menurunkan korlap sendiri. Mereka akan bergerak dari berbagai titik di Palembang, mulai dari Plaju, Bukit Besar, Radial, hingga Veteran, lalu berkumpul di titik utama DPRD Sumsel.
BACA JUGA:Deru Sesalkan Aksi Anarkis di Palembang
BACA JUGA:Pemkab Muba Gelar Sayembara Logo HUT ke-69
Tiga Tuntutan Utama Mahasiswa
Dalam aksi yang disebut sebagai “Unras Gabungan BEM se-Sumsel” ini, mahasiswa membawa empat tuntutan besar, yakni:
Mendesak Presiden untuk mencopot Kapolri dan melakukan reformasi total di tubuh Polri.
Mendesak pemerintah segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
Menghentikan pembahasan RUU KUHAP.
Menolak tegas kenaikan tunjangan anggota DPR RI.
Para mahasiswa menilai tuntutan ini adalah bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah dan parlemen yang dianggap jauh dari kepentingan rakyat.
Imbauan Waspada bagi Warga Palembang
Seiring rencana aksi besar ini, aparat keamanan meminta masyarakat Palembang untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta menghindari kawasan Simpang Lima DPRD dan jalur-jalur yang akan dilalui massa aksi karena berpotensi menimbulkan kemacetan dan gangguan lalu lintas.