Infinix XPad 20 Bikin Heboh! Tablet Rp 1 Jutaan Rasa Premium?
Infinix XPad 20 hadir dengan layar 11 inci, refresh rate 90 Hz, baterai 7000 mAh, dan 4G LTE. Tablet murah ini tawarkan paket lengkap untuk hiburan.-ISTIMEWA-
REL, JAKARTA - Infinix kembali bikin pasar tablet panas lewat XPad 20, penerus XPad generasi pertama yang sempat viral karena value-nya. Kini harganya tetap ramah kantong, tapi spesifikasinya makin berani.
Dengan harga mulai di bawah Rp 2 juta, XPad 20 menaruh layar 11 inci 90 Hz dan baterai 7000 mAh. Kombinasi ini langsung bikin pengguna yang doyan nonton atau scrolling betah berlama-lama.
Tren tablet murah yang makin “serius” terasa jelas di perangkat ini. Support 4G LTE jadi daya tarik utama, terutama buat yang sering kerja atau streaming tanpa WiFi.
Desainnya kini single tone, beda dari generasi pertama. Pilihan warna dreamy purple, forest green, dan stellar grey memberi kesan elegan meski berbahan polikarbonat yang agak fingerprint magnet.
Dimensi 257,67 x 169,22 x 7,9 mm dengan bobot 508 gram terasa cukup ringan untuk tablet 11 inci. Tambah case bawaan, bobot total 755 gram masih nyaman dipakai harian.
Layar IPS 11 inci beresolusi 1920x1200 punya refresh rate 60–90 Hz adaptif. Kecerahan tembus 546 nits bikin view tetap jelas di ruang terang maupun outdoor.
BACA JUGA:Realme C85 Pro Hadir di Indonesia! HP Tahan Banting dengan Layar Super Terang & Fitur AI Canggih
BACA JUGA:Geger! Honor 500 Series Pamer Kamera 200MP & Snapdragon Gahar, Harga Tetap Ramah Kantong
Color gamut nyaris 100% sRGB bikin konten YouTube, editing foto, dan video pendek tampil hidup. Respons multitouch 10 jari juga akurat untuk kebutuhan sehari-hari.
Dapur pacunya memakai Helio G88 dengan opsi RAM 4 GB atau 8 GB. Storage 128 GB dan 256 GB berbasis eMMC masih wajar untuk chipset kelas ini, plus slot microSD 1 TB.
Varian 8/256 GB jadi pilihan paling ideal karena RAM 4 GB terasa mepet untuk multitasking. AnTuTu 10 Lite tembus 361 ribu, cukup buat browsing, hiburan, dan aplikasi ringan.
Baterai 7000 mAh menawarkan daya tahan panjang. YouTube offline bisa 18 jam lebih, sementara pemakaian TikTok 30 menit cuma menggerus 5% baterai.
Pengisian 10 watt memang lambat; 0–50% perlu 1 jam 39 menit. Penuh total hampir 4 jam, membuatnya cocok dicharge saat malam sebelum digunakan seharian.
Support 4G LTE memungkinkan telepon via speaker meski tanpa earpiece. Fitur konektivitas lain seperti WiFi 5, Bluetooth 5.2, hingga codec LDAC dan LHDC juga tersedia.