Ngeri! Demo Rusuh di Makassar Tewaskan 2 Orang, Gedung DPRD Dibakar Massa

Sabtu 30 Aug 2025 - 08:50 WIB
Reporter : edo
Editor : Adi Candra

Rel, Bacakoran.co – Kota Makassar berubah mencekam pada Jumat malam (29/8/2025).

Aksi demonstrasi yang awalnya digelar sebagai solidaritas atas tewasnya driver ojek online, Affan Kurniawan, justru berakhir tragis. Kerusuhan besar melanda dan merenggut nyawa dua aparatur pemerintah.

Kedua korban terjebak dalam kobaran api saat Gedung DPRD Kota Makassar dibakar massa. Dalam upaya menyelamatkan diri, keduanya nekat melompat dari lantai empat. Sayang, nyawa mereka tidak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit.

Korban pertama diketahui bernama Budi, anggota Satpol PP yang sedang berjaga di Gedung DPRD Makassar. Sementara korban kedua adalah seorang pejabat eselon, yakni Kepala Seksi Kecamatan Ujung Tanah. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bappeda Makassar, Dahyal.

BACA JUGA:Resmi! 31 HP Xiaomi, Redmi, dan POCO Tak Kebagian Android 16, Cuma Berhenti di Android 15

BACA JUGA:Xiaomi HyperOS 3 Resmi Meluncur: Performa Gaming Naik 15%, Fitur AI Lebih Canggih!

“Iya, dua orang korban meninggal dunia. Satu Satpol PP dan seorang Kepala Seksi. Beberapa korban lain masih kritis,” kata Dahyal, mantan Sekretaris DPRD Makassar.

???? Amuk Massa Meluas, Gedung DPRD dan Kantor Kejaksaan Dibakar

Kerusuhan di Makassar tak hanya menyasar DPRD kota. Gedung DPRD Provinsi Sulsel, Kantor Kejati Sulselbar, hingga dua pos polisi ikut dibakar. Puluhan kendaraan milik dewan dan camat yang terparkir di halaman DPRD juga ludes dilalap api.

Situasi kian mencekam karena aparat kepolisian tidak terlihat di titik kerusuhan. Pengamanan kota justru sepenuhnya diambil alih oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Instruksi siaga penuh datang langsung dari Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin, yang memerintahkan pasukan menjaga objek vital negara. Bahkan, ambulans, rumah sakit darurat di RS Pelamonia, hingga unit penjinak bahan peledak (jihadak) disiagakan.

???? Gubernur Sulsel: TNI Ambil Alih Keamanan

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membenarkan bahwa pengamanan Makassar kini berada di bawah kendali TNI.

“Hari ini kita berkoordinasi dengan TNI agar pengamanan dilakukan secara berlapis supaya aksi tidak melebar,” tegas Andi.

BACA JUGA:Apresiasi Perhatian Bupati Joncik Muhammad

Kategori :