Skandal Dana BOS di Mamuju! Rekening Sekolah Malah Dipakai Nama Kepsek dan Bendahara

Skandal Dana BOS di Mamuju! Rekening Sekolah Malah Dipakai Nama Kepsek dan Bendahara-ist/net-

SMP Negeri 6 Mamuju: Rekening pribadi bendahara.

SD Inpres Sumare: Rekening pribadi kepala sekolah.

SD Negeri Salu Rombia: Rekening pribadi kepala sekolah.

PAUD Terpadu Sulawesi Barat: Rekening pribadi bendahara.

Praktik ini jelas melanggar aturan pengelolaan dana BOS yang seharusnya wajib masuk ke rekening khusus sekolah agar transparan dan akuntabel.

Disdikpora Mamuju Akui dan Lakukan Penindakan

Staf Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju, Ahmad, mengakui adanya praktik tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penindakan.

“Semuanya sudah kita datangi yang bersangkutan dan sudah dilakukan pengembalian,” ujar Ahmad.

Ahmad menambahkan, kasus ini sebenarnya merupakan kejadian lama sejak sekitar tahun 2017, namun baru muncul dalam audit BPK terbaru.

Sorotan Publik: Mengapa Bisa Bertahun-Tahun?

Meski disebut sebagai praktik lama, fakta bahwa dana BOS sempat masuk ke rekening pribadi pejabat sekolah menimbulkan pertanyaan besar. Publik menyoroti lemahnya pengawasan yang membuat penyimpangan ini bisa berlangsung bertahun-tahun sebelum akhirnya terungkap oleh BPK.

Padahal, dana BOS merupakan sumber utama operasional sekolah yang sangat vital bagi kelancaran kegiatan belajar mengajar, terutama di sekolah-sekolah daerah. Jika dikelola tidak sesuai aturan, jelas menimbulkan risiko penyelewengan yang merugikan pendidikan anak-anak di Mamuju.

Saatnya Transparansi Total

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa tata kelola keuangan pendidikan harus benar-benar diawasi secara ketat. Publik mendesak agar ke depan dana BOS hanya boleh dikelola melalui rekening resmi sekolah, bukan rekening pribadi siapa pun.

BACA JUGA:Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik, Gratis dan Terstandar Nasional

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan