Affan Kurniawan Ojol 21 Tahun Tewas Dilindar Rantis Brimob, Begini Profilnya

Jumat 29 Aug 2025 - 18:47 WIB
Reporter : edo
Editor : Adi Candra

Rel, Bacakoran.co – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) berusia 21 tahun yang meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob di kawasan Jakarta Pusat, Kamis malam (28/8/2025).

Peristiwa tragis ini terjadi di tengah suasana demonstrasi. Namun, menurut keterangan rekan dan keluarga, Affan bukanlah peserta aksi. Ia sedang bekerja, mengantarkan pesanan makanan pelanggan, ketika mobil barakuda Brimob melintas dengan kecepatan tinggi hingga merenggut nyawanya.

Kabar Duka yang Mengejutkan Keluarga

Fachrudin, sepupu dari nenek almarhum, mengisahkan bagaimana keluarga mendapat kabar duka tersebut. Ia baru saja selesai menunaikan salat Maghrib ketika mendengar berita mengejutkan.

“Dapat informasi bahwa almarhum meninggal kecelakaan dalam waktu demo. Awalnya keluarga kaget dan tidak percaya, tapi setelah melihat foto, kami hanya bisa ikhlas,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca di rumah duka, Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

BACA JUGA:Kuliah Gratis dan Magang Industri: Cek Cara Daftar Beasiswa BSI Scholarship 2025

BACA JUGA:Rekomendasi Beasiswa 2025 untuk Mahasiswa Baru yang Wajib Kamu Coba

Sosok Pekerja Keras dan Tulang Punggung Keluarga

Affan dikenal sebagai pribadi yang baik, ramah, pendiam, sekaligus pekerja keras. Di usianya yang masih muda, ia sudah menjadi tulang punggung keluarga karena sang ayah bekerja serabutan.

“Dia rajin sekali, berangkat kerja dari pagi, pulang sebentar, terus lanjut lagi. Anak ini tanggung jawab banget,” kenang Fachrudin.

Ketua RT setempat, Farida Nani, pun membenarkan hal itu. “Affan itu anaknya baik, sopan, dan rajin. 

Kehilangannya membuat kami semua terpukul.”

Bukan Demonstran, Hanya Cari Nafkah

Rekan sesama driver ojol, Hafidz, menegaskan bahwa Affan sama sekali tidak ikut dalam aksi unjuk rasa malam itu.

“Dia lagi antar orderan GoFood. Lagi nyebrang, tiba-tiba mobil barakuda Brimob ngebut, dan dia kelindas. Terakhir ketemu dia cerita mau antar makanan,” ungkap Hafidz penuh duka.

Kategori :