NasDem Copot Ahmad Sahroni dari Pimpinan Komisi III DPR, Imbas Ucapan Kontroversial soal Demonstran?

NasDem Copot Ahmad Sahroni dari Pimpinan Komisi III DPR, Imbas Ucapan Kontroversial soal Demonstran?-ist/net-
Rel, Bacakoran.co – Partai NasDem resmi mencopot Ahmad Sahroni dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Keputusan mengejutkan ini diambil setelah pernyataan Sahroni menuai gelombang kritik publik karena dianggap meremehkan para demonstran yang menyerukan pembubaran DPR.
Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor Laiskodat, menjelaskan bahwa rotasi penugasan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga marwah partai sekaligus menegaskan semangat politik restorasi.
“Kami ingin setiap kader bekerja sesuai kapasitas terbaiknya untuk rakyat. Itulah semangat restorasi yang terus kami jalankan,” tegas Viktor dalam keterangan nya, Jumat (29/8/2025).
BACA JUGA:Affan Kurniawan Ojol 21 Tahun Tewas Dilindar Rantis Brimob, Begini Profilnya
BACA JUGA:Kuliah Gratis dan Magang Industri: Cek Cara Daftar Beasiswa BSI Scholarship 2025
Rotasi Demi Perkuat Pengawasan Hukum
Menurut Viktor, Komisi III DPR RI memiliki posisi vital dalam melakukan pengawasan terhadap lembaga penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan adanya rotasi, NasDem menekankan pentingnya memperkuat fungsi legislasi dan pengawasan agar lebih adaptif terhadap tantangan bangsa.
“Penempatan kader tidak hanya soal kepentingan internal, tetapi untuk menjawab tantangan kebangsaan yang terus berkembang,” tambahnya.
Sebagai pengganti Ahmad Sahroni, Fraksi NasDem menunjuk Rusdi Masse Mappasessu, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Komisi IV DPR RI, untuk menduduki posisi Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Sementara itu, Ahmad Sahroni kini dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, komunikasi, dan hubungan luar negeri.
Kontroversi Ucapan Sahroni
Sebelumnya, Ahmad Sahroni menuai kecaman keras usai pernyataannya dalam kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara pada Jumat (22/8/2025). Ia menyebut orang-orang yang menyerukan pembubaran DPR sebagai “mental orang tertolol sedunia”.
“Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita,” ujar Sahroni saat itu.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari publik. Netizen menilai komentar Sahroni arogan, tidak pantas diucapkan oleh seorang wakil rakyat, dan seolah meremehkan suara masyarakat. Akibatnya, akun media sosial Sahroni dibanjiri hujatan dan kritik tajam.