Digitalisasi Pendidikan Dimulai! Guru Honorer Dapat Tambahan Insentif Rp200 Ribu

Digitalisasi Pendidikan Dimulai! Guru Honorer Dapat Tambahan Insentif Rp200 Ribu-ist/net-

Rel, Bacakoran.co – Era baru pendidikan Indonesia resmi dimulai! 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional melalui program digitalisasi pendidikan yang kini memasuki tahap penting: pendaftaran sekolah penerima bantuan perangkat digital.

Laporan ini disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka. Pemerintah telah menyiapkan distribusi berbagai perangkat penunjang pembelajaran berbasis teknologi, mulai dari Interactive Flat Panel (IFP), laptop, media penyimpanan konten, hingga lebih dari 2.500 paket pembelajaran digital.

Selain perangkat, guru juga akan mendapatkan pelatihan intensif agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal di ruang kelas.

Dua Gebrakan Sekaligus: Teknologi dan Kesejahteraan Guru

Tidak hanya fokus pada infrastruktur teknologi, pemerintah juga memberikan perhatian serius pada kesejahteraan guru honorer. Sejak tahun 2025, para guru honorer menerima insentif Rp300 ribu per bulan, yang dibayarkan sekaligus selama tujuh bulan dengan total Rp2,1 juta per guru.

BACA JUGA:Gak Perlu Mahal! Ini Dia HP Flagship Turun Harga Jadi 2 Jutaan

BACA JUGA:Ponsel Tahan Air & Debu, Vivo T4 Pro 5G Usung Kamera Periskop 3x dan Fast Charging 90W

Kabar menggembirakan lainnya, pemerintah telah mengusulkan kenaikan insentif menjadi Rp500 ribu per bulan untuk tahun anggaran 2026. Tambahan Rp200 ribu per bulan ini menjadi angin segar bagi tenaga pendidik non-ASN yang selama ini berjasa besar dalam mendidik generasi muda, meski dengan keterbatasan penghasilan.

“Program digitalisasi pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru honorer adalah dua sisi dari satu langkah maju untuk meratakan kualitas pendidikan Indonesia. Apakah sekolah Anda siap menyambut masa depan ini?” ujar Abdul Mu’ti.

Pendidikan Indonesia Menuju Masa Depan

Kombinasi antara pemanfaatan teknologi digital dan perhatian pada kesejahteraan guru diyakini mampu membawa lompatan besar dalam pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Dengan adanya perangkat digital, proses belajar mengajar diharapkan semakin interaktif, inovatif, dan adaptif dengan kebutuhan zaman. Sementara peningkatan insentif guru honorer menjadi bentuk nyata bahwa pemerintah tidak melupakan kontribusi tenaga pendidik non-ASN yang jumlahnya masih sangat besar di berbagai daerah.

BACA JUGA:Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik, Gratis dan Terstandar Nasional

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan