kanker, dan
degenerasi makula.
Zat pewarna alami pada buah dan sayuran ini juga dapat menjaga penglihatan dan sistem imun, serta mengurangi risiko terhadap infeksi saluran kemih.
8. Polifenol
Bila warna hijau, merah, dan biru didapat dari antosianin, warna putih dari buah dan sayur diperoleh dari polifenol.
Beberapa buah dan sayur berwarna putih seperti bawang putih diklaim dapat menurunkan risiko masalah kesehatan seperti:
tekanan darah tinggi,
kolesterol tinggi,
kanker, dan
penyakit jantung.
Buah dan sayur dengan polifenol pun bisa menjadi sumber kalium, vitamin C, folat, niacin, hingga riboflavin yang diperlukan tubuh.
9. Karotenoid
Senyawa yang memberi warna oranye dan kuning pada buah dan sayur disebut karetonoid.
Zat pewarna ini membantu menjaga sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit jantung, masalah penglihatan, hingga kanker.
Sementara itu, beta-karoten merupakan karotenoid dalam tubuh yang digunakan untuk menghasilkan vitamin A.
Folat, kalium, bromium, dan vitamin C pun dapat dijumpai pada buah dan sayur berwarna oranye dan kuning.